RS Santosa Dituding Tolak Pasien karena BPJS Mati, Pihak Rumah Sakit Bela Diri

INDONESIA NEWS 24

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:11 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Sebuah kontroversi muncul di RS Santosa, Kota Bandung, setelah pihak rumah sakit dituding menolak pasien karena BPJS-nya sudah mati. Orang tua pasien, Inisial F, mengaku bahwa anaknya dibiarkan tanpa tindakan medis karena BPJS-nya sudah tidak aktif.

“Ia Ibu maaf untuk saat ini Kami dari pelayanan RS Santosa hanya bisa menangani pasien yang sudah lengkap kebutuhannya terkait BPJS aktif,” ucap oknum pelayanan RS Santosa, seperti yang dikutip oleh sumber.

Namun, pihak RS Santosa membela diri dengan mengatakan bahwa mereka hanya mengikuti prosedur yang berlaku. “Kami memahami bahwa situasi darurat memerlukan penanganan segera, namun kami juga harus memastikan bahwa pasien memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan yang optimal,” kata Humas RS Santosa, dalam pernyataan tertulis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

RS Santosa juga menjelaskan bahwa pasien dapat menggunakan fasilitas Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) jika BPJS-nya sudah tidak aktif, namun harus memenuhi beberapa syarat terlebih dahulu.

“Jika pasien memiliki kondisi darurat, kami akan memberikan penanganan awal dan kemudian meminta pasien untuk melengkapi administrasinya,” tambah Humas RS Santosa.

Namun, Inisial F tetap merasa tidak puas dengan pelayanan RS Santosa dan berharap pihak rumah sakit dapat memperbaiki pelayanan mereka agar tidak ada lagi pasien yang mengalami nasib serupa.

“RS Santosa harus memperbaiki pelayanan mereka dan tidak hanya mementingkan prosedur administratif,” kata Inisial F.

Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan berusaha untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap dari pihak RS Santosa dan Inisial F.

Berita Terkait

Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Gelar Aksi di Bandung, Desak Panglima TNI Usut Tuntas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus
Cipayung Sumedang Bangun Ruang Edukasi Aktivisme dan Serukan Dukungan Terhadap Andrie Yunus
Pengacara Bobby Herlambang Siregar Soroti Ketidakadilan dalam Kasus H. Erwin
Pemerintahan Digital, Dedi Mulyadi Minta Laporan Anggaran Diunggah di Platform Sosial
Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:20 WIB

Keluarga Korban yang Dijadikan Tersangka: Kami Diminta Redam Berita, Tapi Tak Ada Kepastian

Kamis, 2 April 2026 - 17:57 WIB

Dugaan Penipuan dan Penggelapan di PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai, Nasabah Minta Perlindungan Hukum Maksimal

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:54 WIB

Ada Jeritan : Tolong Kami Pak Prabowo dan DPR RI, Kapolri Diminta Copot Oknum Polisi Yang Sekap Korban Maling Saat Rekontruksi dan di Sel Tikus Polrestabes Medan Judul : Korban Jadi Tersangka, Kapolri dan Kapolda Sumut Diminta Segera Demot

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:31 WIB

Bantah Lakukan Pengeroyokan dan Penyetruman, Wartawan Korban Pencurian Yang Dijadikan Tersangka : Kalau Kami Keroyok 4 Orang dan Setrum dia Mungkin Dia Gak Lagi Sadarkan Diri Waktu Itu.

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:29 WIB

Seminggu Sudah, Kasus Mamak Maling Yang Fitnah Korban Pencurian Memeras 250 Juta Belum Diproses Polsek Pancur Batu !

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:23 WIB

Polrestabes Medan Diminta Segera Tangkap Pelaku dan Penyebar Vidio Fitnah Sadis Soal Pemerasan 250 Juta !

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:14 WIB

Miris! Komplotan Pelaku Penipuan Berkedok Surat Perdamaian Masi Bebas Berkeliaran, Polrestabes Medan Diminta Segera Tangkap Pelaku

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:23 WIB

Kasus Sleman Jilit Dua Muncul di Medan, Ketua Komisi III DPR RI Atensi Korban Pencurian Yang Dijadikan Tersangka di Polrestabes Medan

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Publik Pertanyakan Proses Hukum yang Sedang Berjalan

Jumat, 10 Apr 2026 - 16:52 WIB