Rakyat Dan Insan Pers Kecewa! Pejabat Yang Selama Ini Terlihat Tegas Ternyata Diduga Tak Bersih

INDONESIA NEWS 24

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:56 WIB

5072 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatera Selatan, — Kabar operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap lima aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Rabu (10/6/2026) mengejutkan publik, khususnya insan pers dan masyarakat di Sumatera Selatan.

Ironisnya, lembaga yang selama ini dikenal paling lantang berbicara soal ketegasan, disiplin anggaran, dan penindakan terhadap kesalahan penggunaan uang negara, kini justru terseret dalam dugaan praktik suap yang mencederai kepercayaan rakyat.

Berdasarkan keterangan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif dan perkara telah dinaikkan ke tahap penyidikan terkait dugaan suap audit pengadaan smart board di Kabupaten Muara Enim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Publik tentu berhak bertanya: bagaimana mungkin pihak yang selama ini begitu keras mengaudit dan memeriksa penggunaan anggaran, kini justru diduga bermain di belakang layar?

Selama ini banyak media lokal, baik cetak maupun online di daerah Sumatera Selatan, merasa ruang geraknya semakin dipersempit. Kerja sama publikasi dengan instansi pendidikan dan pemerintah bahkan disebut-sebut dibatasi hingga media kehilangan pemasukan dan ruang untuk menjual karya jurnalistik mereka secara legal dan profesional.

Di saat para awak media kecil harus berjuang mencari penghasilan dari nilai publikasi yang terkadang hanya bernilai puluhan ribu rupiah, publik justru disuguhi kabar dugaan praktik suap yang melibatkan oknum lembaga pengawas negara.

Inilah yang membuat masyarakat kecewa dan geram. Ketegasan yang selama ini dipertontonkan kepada publik kini dipertanyakan. Jangan sampai ada kesan bahwa hukum hanya tajam ke bawah, namun tumpul ketika menyentuh lingkungan sendiri.

Jika benar terbukti menerima suap, maka perbuatan tersebut bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga pengkhianatan terhadap amanah rakyat dan marwah lembaga negara.

Rakyat tidak membutuhkan pencitraan. Rakyat membutuhkan kejujuran, integritas, dan keteladanan nyata dari para pejabat publik.

Kasus ini harus diusut tuntas tanpa tebang pilih. Siapa pun yang terlibat wajib diproses sesuai hukum yang berlaku. Jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas negara runtuh akibat ulah segelintir oknum yang diduga menyalahgunakan jabatan demi kepentingan pribadi.

Karena ketika pengawas justru ikut bermain, maka yang hancur bukan hanya aturan, tetapi juga kepercayaan rakyat terhadap keadilan itu sendiri. (Fc)

Berita Terkait

Aksi Humanis Polres Simalungun: Kapolres Turun Langsung Tenangkan 130 Warga GERMALAK, Mediasi Berujung Damai dan Massa Pulang dengan Senyuman
12 Barcode Solar Subsidi Dikaitkan dengan Istri Geuchik Ujong Sikuneng, Solar Diduga Mengalir ke Tambang Emas Ilegal
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah
Progres Pembukaan Badan Jalan Huntara Atas Kampung Pepelah Capai 43 Persen
GPA Sultra Desak Penegakan Hukum Tambang Pasir Ilegal di Konawe, Minta Polda Sultra Dan Polres Konawe Bertindak Tegas
Kompak dan Bersinergi, Satgas TMMD dan Warga Gotong-royong Rehab Masjid dan Tempat Wudhu
Profesor Sutan Nasomal Meyakini Kelangkaan Gas Elpiji Di Soppeng Akibat Ulah Cukong Kapolda Sulsel Bersama Kapolres Turun Tangan!!
Sebut Oknum TNI Backing Galian C, Wadandenintel Kodam XIX/Tuanku Tambusai Siapkan Langkah Hukum

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

Aksi Humanis Polres Simalungun: Kapolres Turun Langsung Tenangkan 130 Warga GERMALAK, Mediasi Berujung Damai dan Massa Pulang dengan Senyuman

Selasa, 3 November 2026 - 11:14 WIB

12 Barcode Solar Subsidi Dikaitkan dengan Istri Geuchik Ujong Sikuneng, Solar Diduga Mengalir ke Tambang Emas Ilegal

Minggu, 1 November 2026 - 04:44 WIB

Progres Pembukaan Badan Jalan Huntara Atas Kampung Pepelah Capai 43 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:20 WIB

GPA Sultra Desak Penegakan Hukum Tambang Pasir Ilegal di Konawe, Minta Polda Sultra Dan Polres Konawe Bertindak Tegas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Kompak dan Bersinergi, Satgas TMMD dan Warga Gotong-royong Rehab Masjid dan Tempat Wudhu

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Profesor Sutan Nasomal Meyakini Kelangkaan Gas Elpiji Di Soppeng Akibat Ulah Cukong Kapolda Sulsel Bersama Kapolres Turun Tangan!!

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Sebut Oknum TNI Backing Galian C, Wadandenintel Kodam XIX/Tuanku Tambusai Siapkan Langkah Hukum

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:10 WIB

Heboh demo Pakai BH, Rupanya Mendesak Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan Menangkap Mamak Maling, Ternyata Kasusnya Memalukan

Berita Terbaru