Dua Pejabat Diduga Judi di Tengah Derita Rakyat, Wibawa Pemerintah Gayo Lues Dipertaruhkan

INDONESIA NEWS 24

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 11:25 WIB

5032 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES|  Dugaan keterlibatan dua pejabat Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dalam praktik perjudian di sebuah warung di Blangkejeren menuai gelombang kemarahan publik. Informasi yang beredar luas di media sosial itu tidak hanya menyeret nama dua kepala badan—masing-masing dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)—tetapi juga menohok wajah birokrasi daerah yang tengah dituntut hadir di tengah kesulitan rakyat.

Sorotan masyarakat bukan tanpa alasan. Di saat sebagian wilayah Gayo Lues belum sepenuhnya pulih dari bencana banjir yang datang berulang, pejabat yang semestinya berada di garis depan penanganan justru diduga terseret dalam perilaku yang dinilai mencederai etika jabatan. Publik menilai, jika informasi tersebut benar, maka tindakan itu bukan sekadar pelanggaran moral, melainkan bentuk pengkhianatan terhadap amanah jabatan.

Kekecewaan warga semakin tajam karena dugaan tersebut muncul di tengah berbagai persoalan yang sebelumnya telah menjadi perhatian masyarakat, mulai dari isu transparansi anggaran kebencanaan hingga sorotan terhadap penggunaan anggaran daerah pada momentum meugang dan Lebaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tokoh masyarakat yang dikenal dengan nama Mafia Ucak menyebut dugaan tersebut sebagai tamparan keras bagi pemerintah daerah. Menurut dia, publik berhak mempertanyakan arah kepemimpinan apabila pejabat yang memegang jabatan strategis justru tersandung persoalan yang mempermalukan institusi.

“Kalau rakyat kecil tertangkap berjudi diproses hukum, lalu bagaimana jika pejabat yang melakukannya justru dibiarkan? Di sinilah keadilan diuji,” kata dia.

Menurutnya, bupati harus segera mengambil sikap tegas dan tidak membiarkan persoalan itu berlalu tanpa kejelasan. Sebab, mempertahankan pejabat yang dinilai kehilangan integritas hanya akan memperdalam krisis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Kini, perhatian publik tertuju pada langkah Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Sikap diam hanya akan dibaca sebagai pembiaran, sementara ketegasan akan menjadi penentu apakah pemerintah masih berpihak pada marwah birokrasi atau justru membiarkannya runtuh oleh ulah pejabatnya sendiri.  *******

Berita Terkait

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA
Plang Larangan Tak Bertaji, Aktivitas PT Hopson Masih Terlihat dan Kepercayaan Publik Terhadap Pengawasan Menurun
Limbah Hilang Setelah Kasus Ramai Dibahas, Masyarakat Curiga Ada Upaya Menutup Fakta di Balik Polemik PT Rosin
Dugaan Pelanggaran Berlapis PT Rosin Chemicals Indonesia Menjadi Ujian Berat bagi Ketegasan Penegakan Hukum di Aceh
PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas
Dugaan Operasi PT Hopson Berulang, Publik Sebut Negara Seolah Absen Saat Aturan Dilanggar
Meski Dibekukan Pemerintah, PT Hopson Diduga Tetap Aktif dan Tantang Ketegasan Negara di Gayo Lues
Produksi Ilegal PT Hopson Terus Berjalan, Di Mana Ketegasan Pemerintah?

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:01 WIB

Desakan Penyelidikan Dana Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Menguat, Kaperwil Mitrapolisi Aceh Minta APH Bertindak

Senin, 9 Maret 2026 - 17:49 WIB

Pengadaan Sapi Meugang Rp7,5 M Tanpa Penimbangan Disorot, Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Minta Aparat Hukum Usut Tuntas

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:08 WIB

Sebulan Lebih Pasca Banjir Bandang Aceh Timur, Ketua PW FRN Aceh Soroti Masih Banyak Warga Bertahan Tanpa Peralatan Dapur Jelang Bulan Suci Ramadhan

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Kamis, 4 Jun 2026 - 18:00 WIB