JAKARTA | Ketua Umum DPP Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA), H. Fahd Arafiq mendesak agar Aparat Hukum nantinya menghukum berat Para Pelaku termasuk Managemen Event Organizer Penista Al Qur’an pada saat Konser Musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta pada 9/8/2026.
“Al Qur’an itu Kitab Suci kami Ummat Islam, bukan untuk di permainkan apalagi secara terbuka dipublikasi di arena terbuka dengan hadiah Miras dan Alkohol” ujar Tokoh Muda yang sudah memberangkatkan ribuan masyarakat dan Kader BAPERA Umroh ke Tanah suci ini, di Jakarta 13/8/2026.
“Bahkan jika perlu, tuh pabrik Miras yang membuat acara tersebut juga ditutup karena ini sudah sangat menyinggung hati Ummat Islam di Negeri yang mayoritas beragama Islam ini” lanjut Suami Anggota DPR RI Ranny Fahd Arafiq ini lagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini harus jadi pelajaran berharga bagi siapapun agar jangan coba coba menistakan agama apalagi Kitab Suci”
“Kami juga sangat berterima kasih dan mengapresiasi kepada Aparat POLRI Khususnya Polres Jakarta Utara yang telah mengamankan 2 terduga pelaku Penistaan Al Qur’an tersebut semalam, dan berharap jika memang ada fihak-fihak lain yang terlibat dalam masalah ini agar segera diselidiki” tegas Ketua Umum DPP KNPi 2015-2018 ini.
Penistaan agama ini terjadi di salah satu Both Miras pada Festival Musik The Sounds Project di Ancol pada Minggu 9/8, MC Both Miras tersebut telah memberi tantangan yang ditawarkan bagi siapa yang bisa membaca ayat Al Qur’an akan diberi hadiah Miras, dan salah seorang peserta membaca Al Qur’an Surat Ad Dhuha. Na’uzu Billah. (*)




























