Korban Letupan Hidrolik di Ruang Mesin Kmp Aceh Hebat 2 Telah Tertangani, Pelayaran Ulee Lheue-Balohan Tetap Berjalan Normal

INDONESIA NEWS 24

- Redaksi

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:38 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Dinas Perhubungan Aceh memastikan seluruh korban dalam insiden letupan pompa hidrolik pintu kedap otomatis di ruang mesin KMP Aceh Hebat 2 telah mendapatkan penanganan medis dan perawatan yang diperlukan.

Sejak kejadian berlangsung pada Jumat, 12 Juni 2026 pagi, penanganan terhadap korban dilakukan secara cepat bersama pihak terkait, mulai dari Dinas Perhubungan Aceh, ASDP Cabang Banda Aceh, KSOP Malahayati, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan menyampaikan bahwa seluruh biaya dan kebutuhan penanganan korban, termasuk mendatangkan pihak keluarga ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin, ditanggung oleh PT ASDP Indonesia Ferry selaku operator kapal Aceh Hebat 2.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, menyampaikan bahwa berdasarkan informasi, sekitar pukul 09.40 WIB KMP Aceh Hebat 2 tiba di Pelabuhan Ulee Lheue dari Sabang. Proses penurunan penumpang dan kendaraan berlangsung selama 13 menit. Setelah dipastikan tidak ada lagi penumpang di dalam kapal, sekira pukul 09.56 WIB, sebanyak 16 taruna dari Politeknik Pelayaran Malahayati melakukan kunjungan praktek lapangan ke dalam kapal untuk mengikuti kegiatan pengenalan peralatan yang dipandu oleh Kepala Kamar Mesin (KKM) Agus Widodo.

Pada saat pengenalan alat berupa Electro Motor Hydraulic pintu kedap otomatis di ruang mesin, diduga terjadi letupan yang mengakibatkan 15 orang, terdiri dari 14 taruna Poltekpel Malahayati dan KKM mengalami luka bakar. Penyebab pasti kejadian hingga saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwajib.

Setelah kejadian, para korban segera dievakuasi keluar dari ruang mesin dan dibawa ke Pos Kesehatan Pelabuhan untuk mendapatkan pertolongan pertama. Selanjutnya, korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin.

“Pemerintah Aceh turut prihatin atas insiden ini. Saat ini seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan,” ujar Teuku Faisal usai menjenguk korban di RSUDZA bersama GM PT ASDP Banda Aceh, Kepala KSOP Malahayati, dan Direktur Poltekpel Malahayati, pada Jumat (12/6).

Teuku Faisal menjelaskan, kondisi kapal masih berfungsi dengan baik dan saat ini sudah berpindah sandar ke dermaga 2 Pelabuhan Ulee Lheue agar tidak mengganggu pelayanan kapal berikutnya yang akan bersandar.

Dinas Perhubungan Aceh menjadikan insiden ini sebagai perhatian serius dan memastikan pelayanan penyeberangan lintasan Ulee Lheue-Balohan dan sebaliknya tetap berjalan normal. Untuk sementara waktu, operasional penyeberangan dilayani oleh KMP BRR sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi logistik menuju Sabang tetap terlayani dengan baik.

Dinas Perhubungan Aceh juga terus memantau perkembangan kondisi korban dan terus berkoordinasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry Banda Aceh dan pihak Poltekpel Malahayati untuk memastikan proses penyembuhan korban ditangani dengan baik.

 

Tertanda,

Humas PPID Dinas Perhubungan Aceh

Berita Terkait

Wakil Ketua DPW FRN Aceh Murka, Israel Dikecam Keras atas Penangkapan Jurnalis RI
Syahbudin Padang Angkat Bicara Soal Pernyataan Kadis Pendidikan Aceh Terkait UKW
Kak Iin Tegaskan Tak Pernah Rilis soal Bank Aceh, Dukung Kepemimpinan Fadhil Ilyas dan Kinerja Semakin Positif
TEROR TERHADAP WARTAWAN FRN ACEH MAKIN BRUTAL! Agus Suriadi Minta Kapolda Perintahkan Kapolres Subulussalam Ringkus Semua Pelaku, Dari OTK Hingga Dalang Intimidasi di Kantor Desa
Ruang Pemeriksaan Diserbu Preman, Agus Suriadi Murka: Negara Tidak Boleh Kalah!
Ketua Penasehat Ikatan Wartawan Online Indonesia Provinsi Aceh Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Rektor USK
Pembangunan Gedung Damkar Putri Betung Disorot, Pekerjaan Diduga Tetap Berjalan Meski Kontrak Berakhir
Massa LSM LIRA dan KOREK Tuntut Pembersihan Aparat yang Diduga Bersekongkol dengan Bandar

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:51 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bertindak, Seorang Pemilik Sabu Diamankan di Lawe Alas

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:06 WIB

Penuh Haru dan Kekeluargaan, Kanwil Ditjenpas Sumut Lepas Yudi Suseno Menuju Amanah Baru di Jawa Barat

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:31 WIB

Kalapas Padangsidimpuan Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Temuan Ganja Hasil Razia Gabungan Bersama APH dan Telah Disampaikan Secara Terbuka

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:30 WIB

Momentum Hari Lahir Pancasila, Lapas Binjai Kokohkan Jiwa Nasionalisme dan Integritas

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:45 WIB

Personel Polsek Teluk Meranti Turun Langsung Rawat Pekarangan Produktif Semangka, Cabai, Jagung

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:42 WIB

Nilai Bantuan Kurban Presiden Prabowo Wujud Nyata Semangat Berbagi untuk Rakyat

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:58 WIB

Pegawai Dan Warga Binaan Rutan Tarutung Khidmat Laksanakan Shalat Idul Adha Dan Pemotongan Hewan Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:40 WIB

Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan, Wujud Komitmen Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan yang Aman dan Tertib

Berita Terbaru