Dari Lahan Air Joman untuk Negeri: Jajaran Pemasyarakatan Sumut dan Pemda Asahan Tancap Gas Tanam Jagung, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional!

INDONESIA NEWS 24

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:12 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batubara – Penanaman jagung perdana digelar di Lahan Air Joman sebagai langkah nyata optimalisasi lahan produktif di wilayah Sumatera Utara, Jum’at(13/2). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara Yudi Suseno, Wakil Bupati Asahan, Kalapas Tanjung Balai Asahan, Kalapas Labuhan Ruku, Pejabat struktural dan Staf Lapas Labuhan Ruku. Penanaman dilakukan sebagai tanda dimulainya pengelolaan lahan pertanian secara berkelanjutan.

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan nasional yang digagas oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Program tersebut menekankan pentingnya kemandirian pangan sebagai pondasi ketahanan nasional, sekaligus mendorong seluruh instansi pemerintah untuk berperan aktif dalam penguatan sektor pertanian dan pemberdayaan sumber daya yang ada.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Yudi Suseno menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara jajaran pemasyarakatan dan pemerintah daerah. Menurutnya, momentum penanaman jagung perdana ini menjadi awal yang baik untuk mengembangkan lahan agar lebih produktif serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dan warga binaan.

Ia menegaskan bahwa lahan yang telah diberikan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Pengembangan sektor pertanian dan peternakan di atas lahan tersebut diharapkan tidak hanya sebatas program sesaat, melainkan menjadi proyek jangka panjang yang mampu berkembang dan berdaya saing ke depan.

Lebih lanjut, Kakanwil berharap kawasan ini dapat menjadi contoh pengelolaan lahan produktif di lingkungan pemasyarakatan. Dengan perencanaan yang matang dan pengawasan yang berkelanjutan, lahan Air Joman diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap program ketahanan pangan sekaligus menjadi sumber pembelajaran keterampilan bagi warga binaan.

Wakil Bupati Asahan dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan siap berkolaborasi dalam mendukung pengembangan pertanian dan peternakan di lahan tersebut, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan jajaran pemasyarakatan merupakan langkah strategis dalam menciptakan program pembinaan yang produktif dan berdampak luas. Kehadiran pemerintah daerah juga menjadi bukti komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, Kalapas Labuhan Ruku menyatakan komitmennya untuk menjadikan lahan di Air Joman sebagai pusat industri pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Ia menegaskan bahwa pengembangan pertanian dan peternakan ini akan dijalankan secara terencana, profesional, dan berorientasi pada hasil yang berkelanjutan.

Dengan dimulainya penanaman jagung perdana ini, diharapkan Lahan Air Joman dapat berkembang menjadi kawasan industri pembinaan yang produktif dan mandiri. Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga menjadi sarana pembekalan keterampilan kerja bagi warga binaan sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.(AVID/rel)

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 19:21 WIB

Kiprah Provokator Politik: Spanduk Tidak Beridentitas Sebarkan Ketakutan dan Perpecahan

Jumat, 10 April 2026 - 16:08 WIB

Transaksi Sabu di Warung Tutup Terbongkar, Pria di Aceh Tenggara Diamankan Sat Resnarkoba Polres Agara

Rabu, 8 April 2026 - 11:16 WIB

Dugaan Korupsi Rp37,1 Miliar di RSUD H Sahudin Kutacane: Pengawasan Lemah, Pelayanan Kesehatan Terancam

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:19 WIB

Acara Partangiangan HUT PABORAS SIBURIAN Aceh Tenggara

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:43 WIB

Proyek Rehabilitasi Jalan Nasional Aceh Tenggara Diduga Gunakan Material Tambang Tanpa Izin, Aktivitas Penggalian Berlangsung Sepekan

Senin, 9 Maret 2026 - 12:39 WIB

Temuan BPK RI Ungkap Pengadaan Obat RSUD H. Sahudin Kutacane Tak Sesuai Aturan, Nilai Kerugian Capai Puluhan Miliar

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:58 WIB

Puluhan Miliar Dana Kesehatan Diduga Dikorupsi, Dinkes Aceh Tenggara Abaikan Regulasi dan Transparansi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:56 WIB

Jaksa Didesak Ungkap Skandal Keuangan Desa Lawe Beringin Horas yang Diduga Ditutupi

Berita Terbaru